Tips Memilih Lokasi Prewedding
by Rosa Hidayat

Posted on 01 December 2014


Hi all, hari ini saya akan berbagi tips-tips menentukan lokasi untuk para calon Pengantin yang akan berfoto prewedding :

1. Carilah lokasi yang nyaman untuk berfoto, perlu diingat kebanyakan calon pengantin tidak biasa difoto, sehingga pose-posenyanya tidak seluwes fotomodel, dan mereka tidak terbiasa dengan kehadiran banyak orang di sekitar lokasi pemotretan. Carilah lokasi yang nyaman dan apabila dibutuhkan, lokasi yang private hanya bagi anda dan pasangan, fotografer, dan make up artist anda.

2. Carilah lokasi yang menyediakan tempat ganti baju dan touch up makeup, apabila tempat yang akan anda datangi adalah semacam hotel/ villa, anda bisa meminta disediakan sebuah kamar khusus untuk ganti baju dan retouch. Apabila tempat foto tidak tersedia fasilitas diatas, bawalah kain sarung atau kain sprei untuk kain penutup ketika anda berganti pakaian.

3. Carilah lokasi yang menyediakan makanan, atau dekat dengan penjual makanan, karena biasanya pemotretan memerlukan waktu seharian sehingga anda dan crew akan melakukan makan siang di lokasi. Makan siang sangat diperlukan untuk merecharge energi, baik untuk kedua calon pengantin maupun crew foto dan makeup, karena kondisi tubuh yang bugar memungkinkan sesi foto berjalan dengan lancar. Apabila lokasi yang didatangi tidak tersedia makanan, siapkanlah bekal dari rumah supaya anda tidak kelaparan.

4. Apabila anda akan mendatangi lebih dari satu lokasi, jangan lupa pertimbangkan jarak antar lokasi serta kemungkinan kemacetan yang akan dihadapi. Tanyakan kepada fotografer anda, apakah memungkinkan untuk berfoto di lokasi-lokasi tersebut dalam satu hari, mintalah dia membantu untuk membuat rundown acara pemotretan, sehingga sesi foto tidak molor dan semua tempat bisa didatangi tepat waktu.

5. Jangan lupa komunikasikan mengenai transportasi menuju lokasi foto, apakah anda akan membawa kendaraan sendiri atau menyewa, karena anda harus menghemat energi anda, apabila lokasi foto cukup jauh ada baiknya anda menggunakan jasa supir atau rental mobil untuk menghemat energi agar pada saat sesi foto anda masih dalam kondisi prima.

6. Untuk kemudahan dan efisiensi waktu, apabila memungkinkan, carilah lokasi foto yang saling berdekatan. Cobalah cari informasi apakah di dekat lokasi foto anda terdapat objek foto yang bisa diabadikan juga.

7. Perhatikan juga kemampuan tubuh anda sendiri dan pasangan, apakah anda dan pasangan sanggup melakukan sesi foto satu hari penuh, atau hanya akan melakukan sesi setengah hari, karena seperti telah saya jelaskan diatas, pengantin bukanlah foto model, dan kebanyakan tidak biasa difoto, sehingga mengakibatkan rasa cepat lelah ketika diminta untuk berpose. Khususnya untuk calon pengantin pria kebanyakan cepat merasa bosan dan lelah, oleh karena itu anda bisa menyiasatinya dengan beristirahat sejenak dan melanjutkan pada saat kondisi moodnya sdh membaik. Ada baiknya sesi pemotretan yang terlalu padat dibagi menjadi dua hari agar mencapai hasil yang maksimal.

8. Anda juga bisa mencari satu lokasi yang luas dan terdiri dari beragam tema, sehingga di satu lokasi ini anda bisa memperoleh banyak spot yang berbeda untuk berfoto. Dengan demikian anda tidak usah mencari lokasi kedua dan seterusnya, tentunya akan hemat waktu dan hemat energi.

9. Ada beberapa tempat yang mematok harga tertentu untuk anda boleh berfoto disana, sebaiknya konfirmasikan dengan tempat yang akan anda datangi dan sesuaikan dengan budget anda. Jangan lupa melakukan reservasi sebelum anda mendatangi lokasi foto prewedding tersebut untuk menghindari kemungkinan adanya event di lokasi tersebut yang menyebabkan anda tidak dapat berfoto disana.